Rumahku Bukan Rumah Biasa (1)

Sebagai perantau di Tanah Papua, memang membangun rumah butuh pertimbangan. “Jangan membangun rumah, nanti juga mutasi ke kampung,” begitu nasihat seorang teman. Tapi aku gakngeh’ juga.

Dulu aku pernah tinggal di kosan. Gaji yang kecil membuat awal bulan bagiku seperti sebuah lelucon saja. Pagi hari pegang segepok uang, sorenya sisa beberapa lembar saja.  Sebatas cukup untuk membeli bensin dan kebutuhan dapur.

“Aku harus punya sepetak tanah. Aku buat pondok di sana. Aku bisa memulai menabung dan menata hidup,” niatku dalam hati.

Ketika aku menerima gaji sertifikasi guru pertama kalinya, langsung aku memutuskan untuk membeli tanah.

Akhirnya cita-cita itu tercapai. Sebidang tanah di tengah hutan, tanpa jalan, listrik, air, tanpa tetangga. Maka misi “gila” pun dimulai. Sebelum rumah bisa berdiri, aku memulai dengan menanam pohon buah. Mulai pohon jambu sebesar lidi kering, sekarang sudah lebat dan berbuah.

Hingga detik ini, aku tidak berhenti, ada saja yang dikerjakan di rumah. Terkadang dalam hati, aku ingin berhenti sibuk-sibuk.

“Sudahlah, itu sudah cukup, yang penting sudah bisa ditinggali,” bisik hatiku.

Tapi, aku belum juga puas. “Suatu saat ketika semua sudah terasa sempurna, baru aku berhenti. Aku akan duduk di gazebo rumah, minum kopi, membaca buku kesukaanku dan melukis di waktu kosong,” begitulah kira-kira.  

 Ada sebenarnya sebuah hal mendasar, kenapa rumah bagiku tidak sebatas tempat hunian.

Suatu hari, aku berkunjung ke toko buku. Perhatianku tertuju pada sebuah buku setebal bata. Harganya murah, judulnya “Gempa Literasi” ditulis Gol A Gong dan Agus M.Irkham.

Nah, buku tersebut salah satu inspirasi rumah ini. Sejak aku memutuskan membangun sebuah rumah tempat tinggal, niatku bukan sekadar untuk hunian keluarga semata, tapi aku ingin mendesain rumah tersebut istana literasi bagiku. Tempat aku berteduh, rumah untuk mengumpulkan ide-ide dan memanen kreativitas di sana. Kreativitas yang bisa timbul kadang saat aku berjalan di kebun kecilku, atau maaf terkadang sedang berak di kamar mandi.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==