Sebelum naik panggung, memasang selempang dulu. Bukan sekadar selempang, tapi amanah yang harus diemban adalah mengampanyekan literasi baca-tulis kepada masyarakat. Selempang kadang dilombakan, sehingga yang jadi pemenang adalah yang memiliki penampilan menarik, ganteng-cantik, tidak penting pada substansinya.


Di Aceh, pada suatu ketika, digelar ajang Raja-Ratu Baca Aceh. Saat dibuka tanya jawab, banyak yang protes, “Kenapa kami yang jungkir-balik di taman bacaan kalah oleh presentsi yang cuma 5 menit?” Memang jadi dilematis. Mestinya Duta Baca Daerah itu ditunjuk oleh tim pansel dari Dinas Perpustakaan setempat, tidak perlu dilombakan.

Duta Baca Indonesia juga tidak dilombakan, tapi ditunjuk langsung dengan jejak rekam yang bisa dipertanggungjawabkan. Sebelumnya ada Tantowi Yahya (2006-2010), Andi F Noya (2011-2015), kemudian Najwa Shihab (2016-2020),kemudian saya (2021-2025).



