Dalam menulis puisi juga ada yang disebut lisensi puitika/boleh menyimpang dari tata bahasa. Artinya puisi tidak seperti karya sastra lain. Misalnya dalam penggunaan kata setelah tanda titik biasanya harus kapital, maka di puisi tidak harus sesuai aturan tersebut. Penulis punya kebebasan mengungkapkan imajinasinya.

Misalnya pula kita menyandingkan kata daun dan pintu. Sebenarnya keduanya punya istilah lain, tapi dalam puisi boleh saja kita menggunakan daun pintu atau matahariku terpecah-pecah. Siapa yang bisa membenarkan bahwa matahari itu pecah? Wong masih ada. Tapi di situ, kata “matahari” memiliki arti/simbol perasaan seseorang.


Wajar bila pada akhirnya puisi disebut sebagai bentuk katarsis (pembebasan jiwa). Pengungkapan perasaan seseorang yang ditulis sedalam mungkin. Puisi melatih hati kita untuk lebih dewasa memaknai perasaan, kepekaan atau melepas rasa stres.

Selanjutnya metode yang digunakan untuk menulis puisi “Copy Paste”. Sebuah metode yang mengambil satu bait puisi sastrawan besar, kemudian kita lanjutkan bait itu dengan sajak pribadi dengan semampunya. Setelah selesai barulah bait puisi sastrawan besar yang kita pinjam itu hapus. Metode ini sebagai pancingan agar kita bisa mengolah perasaan yang baik, dengan membaca karya dari penyair besar.

Barangkali metode menulis puisi ini sama seperti teori ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi). Tentu saja, ada cara selain itu, menantang kami agar menulis selama setengah menit tanpa menaikan tangan ke atas lembar kertas. Dari latihan ini bisa memberikan semangat untuk cekatan dalam berpikir dan menuangkan dalam tulisan.

Inilah sedikit dua uji coba saya menulis puisi:
TERLUKA
Aku seumpama jalang
tak ada nilai sedikitpun
Aku ingin menjerit
Sia-sia
aku mati dengan tangisan


Oleh karena itu, pastikan banyak membaca karya puisi, lalu amati dan tuliskan apa yang kamu rasakan. Seperti kata Hedgel yang dikutif Mas Toto, “Hidup itu proses menafsirkan”. Mari menafsirkan apa yang kita lihat dan rasa lewat puisi. Wallahu’alam. (*)
Oleh: Mahyu Annafi
Pandeglang, 25 Desember 2023, 06:53 WIB



Mantap Jiwa Kang Gol A Gong