Kotanya kecil, orang-orangnya berjubel, tapi tertib. Jalanannya ibarat labirin, karena bangunannya tinggi-tingi ibarat kotak kubus. Trotoar penuh dengan orang-orang yang berangkat kerja. Jika lampu hijau menyala untuk pejalanan kaki, jalanan penuh oleh orang-orang yang menyeberang. Jadi ingat ketika saya di Osaka, Jepang.

Jenny Ervina dan Lila jadi pemandu kami. Sangat menyenangkan city tour di Hong Kong. Kota sibuk dan warganya sadar akan pentingnya berpenampulan menarik – fashionable. Setelah itu kami keluyuran sendiri.




