Cerpen “Menjemput Pulang” lebih baik dari “Tubin yang Terlambat”. Saya memang sudah menebak bahwa tokoh perempuan bernama “Anna” itu pasti gila. Sampai 2 halaman, Anna penunlis menunjukkan tokoh “Anna” memang gila dari perilakunya berbicara di telepon:

“Empat hari lagi? Bukannya kau janji akan datang hari ini?” Wanita itu meninggikan suara. Ada air mata di sudut mata, lalu segera dia menghapusnya.
.Penulis berhasil membangun karakter “Anna”.
Tokoh “aku” yang jarang disebut, saya masih menduga-duga siapakah gerangan. Kalau di film, tokoh “aku” ini seperti “eagle eye” dimana dalam proses produksi kamera diletakkan di bahu (over shoulder). Tokoh “aku” mengikuti ke mana pun tokoh “Anna”.
Saya baru berani menebak tokoh “aku” sebagai malaikat Izroil ketika Anna tertabrak. Penulis menjelaskannya:
Darah tercecer, aroma amis seolah-olah memanggilku untuk menghampirinya, lebih dekat dan menatap tepat matanya. Ah, akhirnya dia melihatku juga.
***

