Justru di sisi lain, tubuhku semakin rusak. Pada 2008, aku dirawat 2 bulan di RS dan terancam lumpuh karena terkena HNP. Aku menolak dioperasi.

Aku resign dari RCTI, menyepi ke Banten Selatan. Mengontrak rumah. Setiap hari jogging dan berenang di pemandian air panas. Tapi risikonya, di akhir pekan, aku harus pontang-panting berobat ke dokter THT, karena telinga kanan infeksi dan dibersihkan.
Aku merasa tubuhku ini rusak bahkan hancur, tapi seolah ada kekuatan besar dan ghaib yang melindungiku. Cara kerja Tuhan memang misterius. Aku merasakannya. Barangkali karena kegiatan literasiku di Rumah Dunia, Allah menjagaku


