Sewaktu kecil, berkali-kali kepala kena benturan. Berlagak jadi Superman, menghalau mobil opelet. Berkekahi dengan pohon pisang (diibaratkan buaya), belati menancap di jidat. Merasa kuat seperti robot Gorda, lemari menimpa kepala. Banyak jahitan di kepalaku.
Kata dokter, THT-ku rusak. Diramal tuli. Kepalaku yang sering terbentur (aspal terutama), mengalami gangguan berpikir.

Puncaknya pada 1974, jatuh dari pohon dan tangan harus diamputasi, itu bagian dari cara berpikir otakku yang terganggu. Terinspirasi dari para tentara yang terjun payung, kemudian membuat sayembara: siapa berani melompat paling tinggi dari pohon, maka dia berhak jadi jendral.


