Wisata Literasi ke Millet Kuthupanesi

“Pak, mau saya antar ke perpustakaan negara?” Rofi Tajwijdan Nabil Qonit – Business – AYBU, menawarkan jadi guide.

Pukul 08:30, aku dan Rofi menuju halte di depan Indonesian Community Center. Kami turun di Guven Park (Taman yang menyenangkan).

Kami turun ke Metro. Kami naik metro ke Anadolo. Sebastian Arya Pratama, mahasiswa l Sejarah – Ankara Yildirim Beyazit University, sudah menunggu. Dia bergabung jadi tour guideku.

Mengutip Times Indonesia, Perpustakaan Negara di Antara ini sebagai simbol kemajuan budaya dan pendidikan di Turki.

“Millet Kütüphanesi atau Cumhurbaşkanlığı Millet Kütüphanesi di Ankara bukan hanya sekadar perpustakaan biasa,”

Aku diajak menjelajah perpustakaan. Aku terpaku di Cihannüma Hall. Ruang tersebut merupakan area baca utama yang memiliki kubah raksasa setinggi 33 meter. Orang-orang tekun membaca dan mengerjakan sesuatu dengan laptopnya. Rofi dan Sebastian sudah mengingatkanku agar jangan berisik.

Paling menarik adalah ketika Rofi menceritakan, bahwa jika musim ujian, dia sering datang untuk belajar di sini. “Bahkan menginap. Tidur di kursi. Dan makan-minum disediakan,” kata Rofi

Sedangkan Sebastian datang ke sini untuk mencari referensi yang berkaitan dengan kuliahnya. “Tidak sering, karena Perpustakaan di kampus juga mencukupi.”

21 Februari 2026
Gol A Gong
Traveler, Author

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==