Novel Gufron Khan
September 1997
Aku gemetar. Jantungku terasa berdegup kencang. Aliran darahku seakan mengalir deras dari ujung kaki ke ujung kepala. Aku menyaksikan untuk pertama kalinya suatu peristiwa yang biasanya hanya disaksikan di layar televisi. Mataku tertuju pada suatu tempat di parkiran sana. Dibalik kaca masjid kampus di lantai 2, aku menatapnya dengan penuh gejolak. Kulihat puluhan mahasiswa sedang aksi dan orasi secara bergantian.

Halaman: 1 2

