Tanpa para relawan, Rumah Dunia tidak akan pernah ada. Berkat mereka yang militan, Rumah Dunia bertahan hingga sekarang.
Relawan Rumah Dunia yang Militan

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Tanpa para relawan, Rumah Dunia tidak akan pernah ada. Berkat mereka yang militan, Rumah Dunia bertahan hingga sekarang.

Kita tidak akan pernah bisa sendirian meraih sukses. Kolaborasi adalah cara terbaik. Seperti juga Rumah Dunia yang kita bangun bersama.

Sebelum pendidikan, Bapak dan Emak memulainya dengan sarapan. Ini adalah investasi bagi masa depan kami. Alhamdulillah menu olharaga, sarapan, dan pendidikan membuat tubuh kami sehat jiwa dan raga.

Tetapi yang terjadi ya tetap ada dikotomi anak komplek dan anak kampung. Aku sebenarnya tidak terima dan memilih berpihak ke anak kampung. Tentu tidak kutunjukkan terang-terangan, tapi saat anak kampung datang, aku berusaha menunjukkan lebih banyak informasi dan pengetahuan dari sebuah buku.

Amazing Thailand! Tagline yang mengundang selera. Membuat penasaran para pelancong. Termasuk saya!

India memang incredible. Siapa yang pernah ke India? Kalau belum, sana traveling. Cara bersyukur atas nikmat yang kita terima salah satunya dengan datang ke India.

Entikong adalah pintu perbatasan Kalimantan Barat dan Serawak, Malaysia. Dulu tahun 1980-an masih pos biasa. Sekarang bersolek, indah berwibawa.

Jika kamu sedang traveling ke satu kota, jangan hanya shoping souvenir atau kulineran saja. Mampirlah ke para pejuang literasi di kota itu.

Lomba, lomba! Anak-anak di Rumah Dunia senang dengan lomba. Kenapa? Karena ada hadiahnya, yaitu berupa makanan.

Magelang identik dengan candi Borobudur. Tapi, figur Pangeran Diponegoro jangan sampai hilang diingatan kita. Dialah simbol perlawanan kepada kolonial Belanda yang dzolim.

Blue Ransel adalah properti legendaris tokoh Roy di novel Balada Si Roy. Ransel saya sekarng warnanya hijau. Kok, bisa?

Sebelum menuliskan tokoh dalam cerita kita, tentu kita harus mengena si tokoh. Caranya?

Sahur, sahur! Anak-anak kampung Ciloang berkeliling komplek sambil menabuh kendang. Kadang hal ini membuat kesal beberapa orang yang masih asik tidur, tapi untuk saya sangat berguna.

Dengan seabrek program literasi baca-tulis, hadiah Nugra Jasa Dharma Pustaloka 2022 dari Perpusnas RI sangat pantas dan semakin membuat Pak Yusqon kreatif dan inovatif berkegiatan.

Aku tinggal di Komplek Hegar Alam, yang diapit 2 kampung, yaitu Ciloang dan Kubil. Jika puasa tiba, anak-anak kampung menabuh genderang berkeliling komplek, membangunkan kami untuk sahur.

Jangankan puasa, bahkan lebaran pun kadang kami tidak pernah komplet. Kami harus siap, karena pada akhirnya kami akan sendirian lagi nanti.

Sarapan bersama relawan adalah komunikasi ide atau gagasan tentang Rumah Dunia selanjutnya. Saat sarapan kadang ide-ide segar muncul.