Tias Tatanka – Pendiri Rumah Dunia
Apakah yang tidak “dianggap pamer” di dunia ini. Jadi posting ya posting aja. Siapa tahu ada yang terinspirasi. Asal jangan pesan karena aku tidak jualan masakan ini. Walaupun pernah bercita-cita punya warung makan masakan matang, dipicu terpukau oleh ritme jualan ibuk-ibuk penjual nasi liwet.

Ia yang duduk dikelilingi masakan.
Gerakannya mengambil daun pisang, dilap bolak-balik, lalu secepuk nasi ditangkupkan di atasnya. Lauk-pauk saling tindih di atas nasi. Diguyur kuah ini, kuah itu, terakhir sambal disendokkan di pojokan. Kebayang diskriminasi dalam sebungkus nasi rames.

Halaman: 1 2

