Kenapa kau tersenyum di setiap sudut kota? Aku bawakan bunga, kau menusukku dari belakang. Janji kita terlipat dalam buku sejarah. Tak berkatalog di perpustakaan. Hidup kita tak memiliki sampul depan.
Kenapa kau sibuk memoles diri? Aku tahu tubuhmu telanjang, kau masih melambaikan tangan di koran dan televisi. Tanda kelahiran kau tutupi dengan kosmetik. Hidup kita tak memiliki matahari.
Kenapa kau bersusah payah menulis riwayat hidup? Padahal kita tak memiliki hidup kita.
*) Alun-alun kota. 10/1/2016


REDAKSI; Silakan mengirimkan 3 hingga 5 puisi. Sertakan foto dan gambar atau foto ilustrasi untuk mepercantik puisi-puisinya. Sertakan bio data singkat. Kirimkan ke email ; gongtravelling@gmail.com . Ada uang pengganti pulsa Rp 100.000 dari Honda Banten. dan Ayam Geprek Dewek Ciracas Kota Serang

