Saya senang sekali melihat atusiasme para peserta yang rata-rata pengelola TBM mandiri. Mereka menyampaikan persoalan kurangnya relawan yang terlibat, legal formal TBM, dan kecenderungan anak-anak yang lebih memilih gadget dari pada buku konvensional.

Saya mencoba membagikan pengalaman mengelola Rumah Dunia yang sudah 25 tahun berjalan di Serang, Banten. Persoalan klasik di SDM. Saya ceritakan, jika relawan tahu apa yang dia mau ada di TBM, maka relawan akan datang. Di Rumah Dunia, para relawan berdatangan karena keinginannya belajar jurnalistik, sastra, dan film bisa mereka peroleh.

Kedua: Pesta Puisi di Yayasan Budaya Hanjuang Bodas bersama Forum Sastra Bogor, 20.00-21.30. Rasa lelah seharian terbayar sudah dengan membaca 2 puisi: Buku Adalah Kamu dan Ikan dalam Aquarium. Rida, Ace Sumanta, dan Nela juga ikut meramaikan. Malam yang dingin terasa hangat.
Gol A Gong



