Selain makanan ringan, nasi Tempong khas Banyuwangi yang dipadukan dengan olahan ayam, juga ikan dan seafood rebungan.

“Kalau diliat dari menu dan tempatnya sih, ini bukan cuma angkringan, tapi cafe sekaligus rumah makan juga,” kataku bercanda saat mewawancarai pemiliknya.

Nur menjaskan, bahwa angkringan identik dengan harga merakyat, hampir semua kalangan bisa menjangkau. Baik pelajar, mahasiswa ataupun pekerja.

Untuk harga makanan dan minuman, mungkin sedikit lebih mahal jika dibandingkan angkringan pada biasanya. Namun, dengan kenyamanan dan suasana seperti di cafe, harga yang dibayar sangat sepadan dengan apa yang didapat.




