Mengenal Literasi Keluarga di Gerakan Literasi Nasional

Sebelum ke literasi masyarakat lewat Komunitas Rumah Dunia, bagi saya literasi keluarga di Gerakan Literasi Nasional itu sangat penting. Ini rangkaian kegiatan sehari-hari saya dan istri untuk membangun keluarga berkaitan dengan pengenalan keterampilan dan bahasa. Misalnya kegiatan yang berkaitan dengan membaca dan komunikasi.

Jadi literasi keluarga di Gerakan Literasi Nasional bisa dimulai dari ruangan yang berisi buku. Kita sebut saja perpustakaan rumah. Tentu nasihat terbaik kepada anak-anak adalah perilaku kita sebagai orang tua. Jangan cuma bisa menyuruh, tapi tidak melakukan. Saya dan istri setiap pagi membaca kora dan buku. Kemudian duduk di depan komputer untuk menulis.

Setiap sebelum tidur, kegiatan literasi keluarga berikutnya yang saya dan istri lakukan secara bergantian adalah: membacakan buku cerita, yang biasa disebut read a load atau membacakan buku secara nyaring. Kita harus tahu, bahwa kegiatan ini akan membuat anak kita cerdas, pintar, dan tentu berwawasan. Menurut penelitian, anak kita akan 1 tahun lebih pintar dari anak yang tidak pernah dibacakan buku cerita. Saya juga kadang berubah dengan Celemek Ajaib Paman Gong, mengenalkan literasi keluarga dengan mainan dan hadiah di dalam celemek.

Nah, cobalah pelan-pelan membangun literasi keluarga. Jika si anak demam gadget, tidak apa. Dampingi dengan baik. Jangan disalahkan terus, apalagi dimarahi. Ajak berdiskusi. Arahkan jadi kreator; misalnya membuat video kreatif atau membuat film pendek. Coba, ya!

Gol A Gong

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==