Jika aku hendak berpergian, biasanya selalu ada perarturan tidak tertulis: harus berbagi. Aku selalu berhitung di awal, jika panitia memberiku honorarium sekian, maka 2,5% harus aku keluarkan untuk orang-orang yang menjual jasa. Jika di bandara, aku selalu menggunakan jasa mereka.

Portir itu menatap kami. Di puggungnya kulihat bernomor 06. Aku meminta Ade untuk menyerahkan nomor bukti bagasi. Dengan cara seperti itu aku merasa sudah memberi semangat kepada portir itu. Itu sama saja denganku, saat berharap cemas akan mendapatkan bonus THR atau ada honorariumnya tidak, ya, setelah selesai memberi pelatihan?
Gol A Gong


