Ini memang paradoks. Kita sebagai rakyat seolah sudah tidak lagi memiliki kota dengan segala isinya. Golongan, keompok, bahkan pribadi-pribadi yang berkuasa penuh atas kota kita. Bacalah:



Halaman: 1 2
Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Ini memang paradoks. Kita sebagai rakyat seolah sudah tidak lagi memiliki kota dengan segala isinya. Golongan, keompok, bahkan pribadi-pribadi yang berkuasa penuh atas kota kita. Bacalah:


