Setting waktu novel serial Balada Si Roy adalah tahun 1980-an. Lokasinya di Serang. Saat itu masih jadi Kabupaten. Rasanya kalau Roy menggunakan transportasi kendaraan mobil, misalnya, terlalu “wah”, walaupun ayanya orang kaya di Bandung. Sepeda balap sangatlah cocok dan sporty.

Roy, sepatu boots, anjing herder, geretan zippo jeans, blue ransel, dan sepeda balap asesori yang saling menganyam dan membentuk karakter Roy jadi kuat. Ini fiksi, jadi imajinasi mesti dibangun. Pembaca perempuan, terutama, harus diberi peluang membangun imajinasinya sendiri tentang figur lelaki idaman. Dan itu terwujud ketika Fajar Nugros mengangkatnya ke layar perak. Abidzar Al-Ghifari cocok menghidupkan tokoh Roy.
Gol A Gong



