Film Balada Si Roy: Kutukan Itu Telah Berakhir !

Oleh : Iwan Rasta – Pembaca Balada Si Roy Garis Keras

Generasi 80-an, apalagi pembaca setia majalah HAI, tentunya tidak asing lagi dengan cerita bersambung BALADA SI ROY -BSR- yang ditulis oleh Gola Gong. Apalagi setelah itu dibikin versi buku novelnya oleh penerbit Gramedia sebanyak sepuluh buku (dasalogi).

Film BSR yang disutradarai oleh Fajar Nugros ini menjadi sebuah film yang monumental bagi para pembaca setia BSR yang tergabung dalam komunitas “Sahabat BSR”, sekaligus mematahkan ‘kutukan’ yang selama ini menghantui.

Film Balada Si Roy: Roy dan Ani Boncengan Naik Sepeda

Setelah menunggu 34 tahun, akhirnya para pembaca Balada Si Roy yang perama kali dimuat bersambung di mjalah HAI (1988) dan diterbitkan Gramedia Pustaka Utama (1989) bisa menonton Film Balada Si Roy garapan Fajar Nugros dari IDN Pictures. Memang, sih, baru tayang pemanasan di Jakarta Film Week, CGV West Grand Indo lantai 8, Rabu 13 Oktober 2022.

Di film Balada Si Roy, ada adegan Abidzar – putra almarhum Ustad Jefry memerankan Roy dan tokoh Ani diperankan Feby Restanty – mereka berboncengan nak sepeda balap. Roy kan bukan anak orang kaya; dia hanya punya sepeda balap.

Kamu, bagaimana? Pasti pakai motor matic, ya? Atau malah mobil.

Film Balada Si Roy: Roy dan Ani adalah Gaya Pacaran Ayah dan Ibumu ala 80-an

Film Balada Si Roy garapan Fajar Nugros dari IDN Pictures baru tayang pemanasan di Jakarta Film Week, CGV West Grand Indo lantai 8, Rabu 13 Oktober 2022. Para pembaca Balada Si Roy generasi pertama merasa terwakili.

“Setting tahun delapan puluhannya dapet,” kata Iwan Rasta asal Mojokerto. Iwan menambahkan, “Jadi kepingin ngajak balap motor Abidzar!”

Film Balada Si Roy awalnya muncul secara bersambung di majalah HAI (1988), kemudian Gramedia (1989-1994) menerbitkannya jadi buku.

“Film cocok ditonton usia 13 tahun ke atas,” kata Susanti Dewi, Produser IDN. “Jika ingin melihat gaya ayah-ibu atau om-tantemu pacaran, bagaimana nembak cewek idamannya, y, nonton film Balada Si Roy.”

Segera tayang di bioskop seluruh Indonesia.

Film Balada Si Roy Sebelum Tayang di Bioskop Seluruh Indonesia Tampil Dulu di Jakarta Film Week 2022

Kaget juga ketika membaca berita di Suara.com , bahwa fim Balada Si Roy sebelum tayang di bioskop Tanah Air, film garapan Fajar Nugros ini akan tampil di Jakarta Film Week 2022. Saya sih senang-senang saja, supaya para pembaca semakin dag-dig-dug menunggu filnya tayang.

Susanti Dewi selaku produser mengaku bangga karena karyanya akan disaksikan para penikmat film dari seluruh dunia. “Kami dari IDN Pictures sangat bangga dan senang bisa membawa film ini. Pemutaran film ini jadi spesial karena ini world premiere,” ujar Susanti Dewi dalam sesi jumpa pers di CGV FX Sudirman, Jakarta, Jumat (16/9/2022).

Klik saja di:

https://www.suara.com/entertainment/2022/09/17/080500/sebelum-tayang-bioskop-film-balada-si-roy-diputar-di-jakarta-film-week-2022

Roy Itu Bandel, Melindungi, dan Petualang

Remaja Roy itu bandel, melindungi, dan petualang. Itulah karakter “Roy”, tokoh fiksi di novel serial Balada Si Roy, yang dianggap masih relevan dengan situasi dan kondisi zaman sekarang. Tiga hal penting yang mencerminkan tentang jati diri “Roy” terungkap saat IDN Pictures live IG bersama Gol A Gong, Jum’at 27 November 2020, pukul 15.30 WIB di akun IG @filmbaladasiroy.

Gol A Gong menjelaskan, bahwa yang dimaksud bandel itu ibarat mesin tua, dia tahan banting, teguh pada pendirian, selalu berjuang keras untuk mewujudkan impiannya. Anak-anak sekarang itu instan, ingin segalanya serba cepat terhidang. Roy mengenalkan, bahwa tidak penting hasil tapi proses yang kita lalui yang akan menentukan hasilnya.

Penulis Harus Memiliki Sikap Jujur dan Terbuka Dikritik Pembaca

Penulis harus jujur? Maksudnya?Jika menulis kisah nyata (otobiografi/biografi), ini sesuatu yang berat pertanggungjawabannya. Jika saya yang menulis kisah hidup kamu, maka saya harus bertanya dulu: Untuk apa? Motivasinya apa? Saya pernah beberapa kali menerima pekerjaan ini dan beberapa kali menolak karena tidak memenuhi syarat. Menulis kisah hidup seseorang itu tidak bisa dipaksakan, apalagi jika terkait ke unsur konsekwensi (dampak ke lingkungan) dan kepopuleran (public figure).

Fajar Nugros: Generasi Z Harus Meniru Roy

Sutradara Film Balada Si RoyFajar Nugros, menyampaikan jika anak muda Indonesia saat ini harus punya sikap seperti Roy. Menurutnya, tokoh utama dalam novel karya Gol A Gong ini, merupakan representasi anak muda tahun 80-an yang karakternya perlu dicontoh oleh generasi Z. Hal itu disampaikan Fajar saat diwawancarai melalui live Instagram di akun @filmbaladasiroy.

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)