Tias mulai kesulitan mengatur penghasilanku dari menulis, royalty buku, dan honorarium sebagai narasumber untuk keluarga, Rumah Dunia, dan hobi travelingnku.

“Andai ada orang gila atau kementerian yang membiayai hobi Papah berkampanye membaca dan menulis, itu akan sangat membantu,” kata Tias di Medan waktu itu.

Ketika mendengar ceritaku, bahwa Perpusnas RI memberi amanah kepadaku untuk meneruskan perjuangan Najwa Shihab sebagai Duta Baca Indonesia periode 2021-2025, Tias awalnya tidak percaya.
“Do’a kita terkabul, Papah!” Tias langsung sujud syukur ketika kuyakinkan.
Bersambung ke bagian 4

Halaman: 1 2

