Gempa Literasi Anyer – Panarukan

Kompas dengan Ekspedisi Anjer-Panaroekan, 2008. Kami di Komunitas Rumah Dunia dengan Tur Gempa Literasi Anyer-Panarukan, 2014. Terima kasih Forum TBM, Forum Lingkar Pena, dan komunitas literasi yang sudah mendukung gerakan literasi lokal ini. Terutama Yudhistira Juwono dari Yayasan Tunas Cendekia, yang sudah meminjamkan mobil kepedulian kepada kami. Kedua buku ini jadi kolkesi Museum Literasi Gol A Gong.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Kangen Menyulut Gempa Literasi, Corona Kapan Kau Pergi?

Selama ini gempa yang kita kenal adalah gempa tektonik dan vulkanik, yaitu gempa yang menghancurkan peradaban . Lombok belum berlalu, Donggala dan Palu menutup September 2018 dengan gempa 7,4 SR. Hidup harus terus diperjuangkan dan berlanjut. Kemudian erupsi anak gunung Krakatau Desember 2018. Paling baru, dentuman Krakatau Sabtu dini hari 11 April 2020. Kini pandepi Covid-19, sejak Februari 2020 hingga tulisan ini saya buat, 3 November 2020.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Quo Vadis, Kang Opik dan Forum TBM 2020-2025

Saya ingat, saat itu Pak Danu (Dr. Hurip Danu Ismadi) dari Kemdikbud RI, datang ke Rumah Dunia di Serang Banten akhir 2004, menawari dana hibah Rp. 25 juta dan saya ikut bursa pemilihan Ketua Umum Forum Taman Bacaan Masyarakat 2005 – 2010. Organisasi Mitra Pemerintah! Saya masih “alergi” dengan yang berbau pemerintah. Komunitas Rumah Dunia beberapa kali menolak tawaran dari APBD dan APBN, karena selalu diembeli “setor” sekian persen kepada oknum di Dinas Pendidikan di Provinsi Banten, yang kita tahu dikuasai Dinasti Atut-Wawan yang sangat korup. Terbukti sepulang Pak Danu dari Rumah Dunia, ada oknum dari Dindik Provinsi Banten yang menelepon saya dan menawari dana hibah asalkan siap dipotong Rp. 6 juta.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5