Jadi aku bikin bubur dengan menghaluskan nasi, daging ayam semur, dan ca bayam tahu. Karena diblender halus, sayur bayamnya nggak kelihatan.
Di Meja Makan: Makan Diblender Buat Hubby

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Jadi aku bikin bubur dengan menghaluskan nasi, daging ayam semur, dan ca bayam tahu. Karena diblender halus, sayur bayamnya nggak kelihatan.

Aku masih merenungkan alur novel Keigo Higashino yang satu ini. Kutempelkan kepala ke kaca jendela, baru sadar pipiku mendingin karena hujan deras menampar dari luar

Ya, biar aku nggak tahu akhirnya. Hahaha. Kalau penasaran aku mengintip review orang. Yang penting aku nggak mau tahu sendiri.

Kami saling melengkapi, mencukupi. Masih jauh dari sempurna. Makanya aku banyak-banyak mencium punggung tangannya di setiap kesempatan, sebagai ungkapan permintaan maaf.

Kisah Detektif Galileo alias Manabu Yukawa yang pintar fisika dapat lawan tangguh di novel ini, seorang ahli matematika

Siapa tidak mengenal Abah Zawawi Imron. Saya sejak dulu membaca puisi-puisinya. Sebuah kehormatan bisa bertmu di Surabaya.

Traveling bersama hubby harus hati-hati soal kuliner.. Pencernaannya harus dijaga.

Jadilah kami berbagi tempat di kasur, sambil nonton dan mengomentari wayang orang di Indonesiana TV, lalu pembuatan berbagai perkakas oleh usaha rumahan orang India sana.

Begitulah cara kami mengenal satu sama lain. Itu masih di rumah ya, belum yang di perjalanan. Konon, kalau mau kenal karakter seseorang, bepergianlah bersamanya.

Membaca Keigo Higashino harus siap terkaget-kaget, karena banyak kejutan. Setting lokasinya di Jepang dan detail banget.

Sejam kemudian hubby minta aku membaca hasil tulisannya. Aku bersiap dengan tiga sudut pandang lagi. Wow, ternyata twist ending.

Tidak penting lagi keberadaan nenek sihir, atau alur cerita hingga dua anak itu sampai ke hutan. Pokoknya ada kisah mereka menemukan rumah kue.

Tanpa minyak, semua direbus. Ayam kupotong kecil biar gampang empuk dan gampang dikunyah hubby yang giginya masih sedikit nyeri.

Di masa depan, minimal anak-cucu kita harus menguasai1 bahasa asing. Syukur-syukur bisa 2bahasa asing. Di Rumah Dunia, Bahasa Inggris dikenalkan sejak dini.

Berhubung hubby masih susah mengunyah makanan seperti kikil, aku harus cari menu agar beliau dapat menyantap kikil dengan bebas merdeka tanpa merasakan sakit gigi lagi.

Aku melarang diriku untuk bosan, sebab aku pernah bilang ke hubby saat ia mengajak membuat sebuah tempat yang kelak kemudian bernama Rumah Dunia.

Aku mau balas kesal, tapi paham kondisi beliau sedang menahan nyeri. Gak guna mara-mara sama penderita sakit gigi, kan.