Anak-anak ini harus merasa bermain, jadi mereka menikmati proses belajar di Rumah Dunia. Saat mereka menulis dengan tema bebas, mereka boleh melulu menulis keseharian. Saat mereka menggambar, mereka bebas memvisualisasikan yang ada di pikiran mereka. Yang penting mereka jujur berkarya.

Saat ada anak balita yang tiba-tiba menggambar dengan bentuk yang sudah tampak, bukan abstrak, aku tanya siapa yang menggambar. Dia bilang gambar sendiri. Aku nggak bilang nggak percaya. Aku tanya lagi, masih mengaku itu gambarnya. Oke, aku lihat gambar lainnya yang serupa. Kutanya lagi, dia bilang yang gambar adalah omnya yang mengantar. Aku balik lagi ke gambar terbarunya, barulah dia mengaku itu gambar omnya juga. Hahaha.

Aku menghargai kejujurannya, jadi sama sekali nggak menyalahkan. Aku cuma minta dia gambar sendiri, sebisanya, nggak boleh digambarin orang lain. Selanjutnya ia boleh mengambil hadiah makanan ringan.

Jadi hal-hal yang tergocek di antara anak-anak begitu nggak usah dibahas lebih lanjut. Beri dia ruang untuk tetap tegak setelah mengakui kebenaran, nggak perlu diledek. Nggak perlu membahas itu lagi. Biarkan dia mengerti dengan caranya sendiri.

Mungkin nanti masih minta digambarkan, ingatkan lagi saja, kalau perlu gambar lagi di tempat dan puji karya terbarunya. 👍

Begitulah. Sehat-sehat selalu ya, kalian semua! 🫶Sehat juga yayang aku, Golagong Penulis, beginilah caraku mengirim rindu kepadamu. ❤️Tsaah. 😂

Tias Tatanka

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==