Buku fisik dan e-book bukan musuh, melainkan dua dunia membaca yang saling melengkapi antara kecepatan digital dan kehangatan kertas.
Buku Fisik di Era E-Book, Masihkah ada Tempat untuk Aroma Kertas?

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Buku fisik dan e-book bukan musuh, melainkan dua dunia membaca yang saling melengkapi antara kecepatan digital dan kehangatan kertas.

Waktu terus berjalan, aku semakin pandai memasak. Ibu duduk di ruang makan menunggu aku menghidangkan masakan hari ini. Seriring cah sayuran hangat dan nasi kubawa dengan nampan berwarna biru.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bekerja sama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Batang menggelar kegiatan Duta Baca Indonesia Masuk Sekolah di SMKN 1 Kandeman, Batang, Rabu (10/9).

Dunia sudah absurd. Orang yang kita sayangi tiba-tiba saja jadi kejam. Seperti di Puisi Esai Gen Z Edisi 36/I/10 – 17 September 2025: Mati di Tangan Kekasih Karya Rofiatul Windariana. Kopi tidak lagi pahit, tapi bau amis darah.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) berkolaborasi dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kendal menggelar kegiatan Duta Baca Indonesia Masuk Sekolah di SMAN 1 Singorojo, Kendal, Selasa (9/9).

Dunia Anna mengisahkan gadis 16 tahun yang merenungi krisis iklim dan masa depan bumi dalam novel filsafat Jostein Gaarder.

Ibin adik kelasku di SMA. Kami kini bekerja di kantor yang sama, yaitu Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Atasan kami memerintahkan, agar Lawang Sewu dijauhkan dari kesan angker. Gedung ini harus jadi wadah ekspresi anak muda. Itu sebab kenapa diadakan kompetisi cosplay anime, karena anak-anak muda sangat menyukai.

Sebagai Duta Baca Indonesia, saya selalu merayakannya dengang bagi-bagi buku. Biasanya saya melabeli dengan nama “Sembako Buku”. Di dalamnya selain ada sembako juga buku-buku – sekitar 10 buku. Sembako buku dibagikan kepada wong cilik seperti tukang bakso, tukang ecak, penjaga rel keretaapi, tukang sapu…

Dalam memeriahkan Hari Pramuka yang Sekolah Alam Inaratul Islam menyelenggarakan perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa)

Mari merenung lewat Puisi Minggu edisi 35/II/7 – 14 September 2025: Kembali Karya Heni Hendrayani. Kita Kembali pada sesuatu yang teramat dekat, Tuhan ! Kembali bertandang menemui-Nya meski mungkin ruku kita tidak sempurna, sujud kita tidak juga sempurna. Jangan lupa, seduh kopimu.

Hari demi hari Udin semakin rajin beribadah. Tetangganya bahkan melabelinya sebagai calon ustadz. Untuk ukuran anak seusianya dan di kampung itu, Udinlah anak yang paling pintar ilmu agamanya. Selain lancar menghafalkan doa-doa pendek, Udin juga menghafalkan beberapa surat pendek di Al Quran.

Penyair Pulo Lasman Simanjuntak dari Kota Jakarta kembali ‘membidik’ kasus korupsi di tengah perkembangan makin maraknya unjuk rasa dan demonstrasi di Indonesia

Catatan perjalanan ke Jepang: dari hiruk-pikuk Dotonbori, malam sunyi di Kobe, musim panas berangin di Tokyo, hingga budaya unik payung di Kyoto.

Pada Desember 2025 nanti, amanah saya sebagai Duta Baca Indonesia – Perpustakaan Nasional RI selesai. Saya akan melakukan kegiatan “Sayonara Duta Baca Indonesia: Safari Literasi Jawa’ pada 16 September – 20 Oktober 2025. Biayanya dari royalti buku yang saya tulis.

Ironi negeri ini: bicara Indonesia Emas 2045, tapi program literasi justru dikorbankan demi efisiensi. Mengapa selalu begitu?

Ini adalah kegiatan saya yang terakhir sebagai Duta Baca Indonesia. Resminya pada Desember 2025, amanah saya bersama Perpustakaan Nasional RI sebagai Duta Baca Indonesia selesai. Terima kasih buat semuanya.

Sebagai seorang Ibu, betapa berat beban yang ditanggung. Puisi Esai Gen Z Edisi 35/I/ 3 – 10 September 2025: Seorang Ibu Menunggu Anaknya Pulang Karya Natasha Harris mengisahkan tentang demo ke gedung DPR yang berakhir tragis.