Agus Helfy Rahman
Sudah lama, hampir setahun mungkin, saya tidak landing di Rumah Dunia. Padahal tiap hari kalau ke kantor pasti lewat RD.. Kesibukan dunia akademik membuat saya, mau tak mau, harus ‘melipir’ dari radar RD.

Ya, RD memang spesial buat saya, walau bukan inner circle-nya langsung, saya selalu merasa sebagai bagian dari komunitas literasi di sana. Sering saya katakan, RD adalah oase bagi saya yang merasa Serang ini padang pasir kehidupan literasi. Padahal hanya dua jam perjalanan, jarak Serang kei pusat peradaban Indonesia, Jakarta.


Halaman: 1 2

