Aku dan si bungsu sering mengobrolkan hal-hal yang trending di Twitter. Termasuk soal Yati ini. YTTA, ygy. Silakan cek tagarnya untuk stalking.

Satu lagi hidangan roti tawar mandi, ini dibahas sama hubby sebagai makanan orang miskin. Kami pernah membicarakan masa kecil masing-masing yang sama-sama keluarga berekonomi pas-pasan. Berbuka dengan roti tawar diguyur kuah santan gula kelapa barangkali menjadi pilihan terbaik bagi keluarga dengan anggota yang banyak.

Ternyata ada kesamaan di kultur keluarga kedua belah pihak, di dalam rumah selain keluarga inti ada pula nenek, om, tante, dan sepupu-sepupu. Jadi alam Bapak aku dan hubby masing-masing menjadi kepala keluarga dari banyak anggota keluarga.

Aku sendiri pernah tinggal bersama sebelas orang di rumah orang tua di Solo. Hubby juga dengan para keponakan Emak dan Bapak yang sedang sekolah di Serang. Jadi sudah biasa hidup berdampingan bersama orang lain di keluarga inti.

Mungkin itulah yang bikin aku mudah menerima para relawan untuk tinggal bersama kami di Rumah Dunia. Tentu saja para relawan menghuni mess sendiri untuk mengelola Rumah Dunia bersama-sama. Sehat-sehat semuanya ![]()
Tias Tatanka


