Aku ingin menceritakan tentang proses kreatifku menulis puisi “Aku Melahirkan Ibu”. Tapi sebelumnya, baca dulu puisinya ya:

Aku Melahirkan Ibu
apalagikah diharap perempuan
dalam nadinya mengantar cinta tak terukur
dalam darahnya mengalir harapan
dalam kata-katanya, Tuhan berbicara tentang hidup
apalagikah diingini seorang perempuan
ketika dunia telah dimiliki sepenuhnya?
usai kukandung segenap kebijaksanaan
aku melahirkan ibu
dalam ruh membalutiku.
Serang-Jakarta, 1998-202
>> bersambung ke halaman berikutnya >>

Halaman: 1 2

