Tahun ketiga sebagai Duta Baca Indonesia. Dari 12 kegiatan berkembang jadi 276 kegiatan.
12 Kegiatan Berkembang Jadi 276 Kegiatan Duta Baca Indonsia 2023

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Tahun ketiga sebagai Duta Baca Indonesia. Dari 12 kegiatan berkembang jadi 276 kegiatan.

Pengenalan literasi lewat Celemek Ajaib Paman Gong ini diikuti 160 siswa dari TK Dharma Wanita Kabupaten Lumajang, RA Muslimat NU 09, dan RAIT Aulia Sukodono.

Tahun kedua sebagai Duta Baca Indonesia. Dari 15 titik APBN bertumbuh sehat jadi 436 titik kegiatan Duta Baca Indonesia 2022.

Majalah HAI di era 1970-2000 merajai Indonesia. Majalah yang menjadi trendsetter di musik, pers abu-abu, pers kampus, sastra remaja, gaya hidup, dan petualangan.

Tahun pertama sebagai Duta Baca Indonesia, April-Desember 2021. Dari 12 kegiatan APBN jadi 121 titik kegiatan.

Merah adalah darah, merah adalah berani, merah adalah energi untuk tetap bertahan hidup, mrah adalah bentuk perlawanan pada penguasa korup.

Kedatangan saya sebagai Duta Baca Indonesia harus dimaksimalkan jika sedang di daerah – terutama luar Jawa, yaitu berkolaborasi.

Penghakiman Lembaga survey luar negeri yang menyatakan bahwa minat baca masyarakat Indonesia lemah nampaknya keliru. Duta Baca Indonesia menyakini bahwa minat baca masyarakat Indonesia justru kuat.

Ketika saya menikah, 1996, mobil si Merah masih ada. Sudah sering mogok-mogokan. Ketika kami punya anak dua; Nabila, Gabriel, si Merah sempat saya rawat hingga tahun 2001.

Kamu membangun perpustakaan di dalam rumahmu untuk kepentingan orang banyak. Saya, Tias, dan keempat anak kami bersama para relawan membangun perpustakaan yang saya beri nama: Rumah Dunia.

Buku ini unik. Covernya merah yang sering kita asosiasikan sebagai “kiri yang komunis dan tidak bertuhan”. Juga teringat Khong Guan biskuit jika melihat gambar di covernya: keluarga sedang makan.

Keseimbangan antara Iman dan Taqwa serta Teknologi mesti menjadi kunci bagi meraih masa depan yang lebih baik sebagai generasi muslim yang unggul.

Dipaparkan Helldy Agustian, sebagai kota industri, Kota Cilegon sangat membutuhkan SDM yang menguasai bidang metrologi dan instrumentasi.

Saya mendatangi komunitas, sekolah, pondok pesantren, dan masyarakat ke desa-desa hingga kampung, untuk berbagi pengalaman menulis. Bahwa dengan menulis kitab bisa berdaya, bahkan sejahtera.

Saya memercayai bahwa mengampanyekan gerakan literasi harus berkolaborasi dengan berbagai komunitas dan institusi. Mulai dari komunitas dongeng, musik, penulis, penerbit, petani, akademisi, pegiat literasi, dan duta baca daerah se-Indonesia.

Ketika kami menanyakan apakah ada rahang tuna bakar, pelayan yang memberikan daftar menu itu bilang “Ada, paket rahang tuna yang besar 60 ribu, yang sedang 50 ribu. Mau yang besar atau yang sedang?” tanya pelayanan itu.

Membaca buku membawa dunia ke pikiran kita. Buktikan saja!