HABIS GELAP, TERBITKAH TERANG?
Suatu hari di Jepara saat gerimis yang resah
Aku mencarimu di setiap sudut kota
Berharap mendapatkan cita-cita luhurmu
Untuk kubawa pulang ke kampungku yang gelap
Lampu kota mati malam itu
Kau berdiri dengan senyum dan tangan terbuka
Walau sanggul dan kebayamu hanya dilombakan
Kau memberiku lilin penerang di kegelapan
Aku menciummu tapi kau terlampau jauh
Aku kembali ke kotaku yang suram
Tak kutemui satupun perempuan sepertimu
Kau menulis, perempuan di kotaku bersolek
*) Serang – Jepara, 4 Februari 2013


Halaman: 1 2

