Sebulan Istirahat, Orasi Literasi Kembali Bergulir di Museum Literasi Gol A Gong

Mahyu, tampil menjadi peserta pertama. Ia merupakan peserta dari Kelas Menulis Rumah Dunia (KMRD) angkatan 38. Endang Rukmana memberikan kata “Mental” kepada Mahyu. Sejurus kemudian, Mahyu menjelaskan pengertian mental, lalu masuk fenomena anak muda zaman sekarang yang krisis moral. Baru dicubit/di pukul oleh guru, langsung melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua dan pihak berwajib.

Selanjutnya, Naufal, relawan Rumah Dunia. Ia diberikan kata “Perempuan” oleh hakim tamu. Naufal menjelaskan tentang peran perempuan yang nantinya akan menjadi seorang ibu. Ia ingat dengan salah satu kata-kata mutiara, “Ibu adalah madrasah pertama untuk anaknya,” ucapnya. Ibu yang cerdas, pintar dan disiplin akan melahirkan generasi-generasi hebat di masa yang akan datang.

Begitu pun dengan peserta yang lain, ada yang diberikan kata “Pucuk, Batu, Pasar dan lainnya”. Orasi literasi berjalan dengan seru dan lancar, para peserta berusaha memberikan penampilan terbaik.

Mereka sangat antusias dengan diadakannya orasi literasi, ” Ini bisa menjadi ajang untuk mengasah pikiran, mempertajam argumentasi, dan meluaskan wawasan,” ungkap Rahmet di akhir acara, sebelum ditutup sesi dokumentasi.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==