Cerpen Anak: Sepatu Baru Buat Sarip

Kakak Anisa tersenyum, “Supaya kelihatan serius, Glen.”

Anisa menempelkan telunjuknya ke mulut kakaknya, “Ssst, jangan keras-keras, Kak.”

Kakak Glen tertawa.

“Glen, yang penting kakimu nggak patah kan…,” Anisa tersenyum.

Mama Glen dan Bik Iyah sejak tadi mendengarkan percakapan mereka. Anisa langsung mengunci mulut.

Mama Glen curiga, “Jadi, kecelakaan motor itu bohongan?”

Anisa kesal. Dia cemberut kepada kakaknya. “Tuh! Ketahuan, deh!”

Kakaknya tersenyum kepada mama Glen.

Glen menunjuk ke Anisa, “Yang punya ide Anisa, Mama!”

Anisa membela diri, “Iya, Anisa yang punya ide, Tante. Tapi kalau nggak begitu, mana mau Sarip ikut lomba!”

“Iya, Mama. Kalau Glen ikut lomba, Sarip pasti nggak mau. Makanya Glen pura-pura kecelakaan. Tapi, Kak Roni nabraknya beneran,” Glen mengusap-usap lutut kirinya.

“Sarip pasti juara, Tante!” Anisa bertepuk tangan dan berteriak-teriak kepada Sarip. “Ayo, Sarip! Kamu pasti bisa!”

Mama Glen dan Bik Iyah tertawa senang. Mereka menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Oh, jadi ceritanya begitu, ya,” Mama Glen tersenyum senang.

“Abis, Papa maksa. Udah dibilangin Glen nggak bakat balap lari. Sarip yang punya bakat. Glen pingin kayak Bill Gates,” Glen merajuk kepada mamanya.

“Papamu itu kan dulu juara lari. Jadi wajar kalau papamu itu pingin kamu jadi juara juga. Tapi, ya sudah, nggak apa-apa. Sekarang, kita doakan Sarip juara, ya.”

“Wah, Bibik kaget denger ceritanya. Seperti sinetron,” Bik Iyah geleng-geleng kepala. “Tapi, lutut Glen nggak apa-apa, ya?”

“Sakit sedikit aja, Bik Iyah. Nanti juga sembuh,” Glen tersenyum kepada Bik Iyah.

“Anak-anak sekarang itu, Kak, idenya ane-aneh,” mama Glen meraih tangan Bik Iyah. “Nggak usah dipikirkan, Kak. Sekarang kita nonton! Tuh, Pak Walikota sudah datang.”

        “Andaikan bapak Sarip masih hidup, Dek. Pasti akan bangga.”

        “Kita semua bangga sama Sarip, Kak…”

        Mama Glen membimbing Bik Iyah turun dari tribun atas, turun dua baris ke bawah agar lebih dekat ke pinggir lapangan.

        Penonton yang kebanyakan anak-anak sekolah sudah tidak sabar menonton final lari 100 meter.

***

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

1 Komentar

  1. mantaps surantaps dan menginspirasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==