Menampilkan: 256 - 272 dari 5,550 HASIL

Sembako Buku di Hari Buku Sedunia

Sembako buku adalah sembako plus buku. Saya membeli paket sembako buku berupa: beras, minyak kelapa, gula, kopi, indomie, kopi, dan antara 10 hingga 20 buku. Secara random saya berikan kepada siapa saja yang saya temui di jalanan. Tentu wong cilik seperti penyapu jalan, penjaga perlintasan kereta api, pedagang keliling, pemulung, tukang parkir…

Sejarah Hari Buku Sedunia

Saya menggeluti dunia literasi di Indonesia sejak 1990. Saya membuat komunitas Cipta Muda Banten di Serang, menerbitkan koran Banten Pos (1993), Tabloid Meridian (2000), dan Tabloid Kaibon (2008), membangun komunitas Rumah Dunia (1998 hingga sekarang), jadi Ketua Umum PP Forum Taman Bacaan Masyarakat Indonesia (2010-2015), hingga sekarang jadi Duta Baca Indonesia (2021-2025). Secara konsisten bersama relawan Rumah Dunia merayakan Hari Buku Sedunia dengan meluncurkan puluhan buku.

Rekor 114 Buku Diluncurkan di World Book Day 2024

Sungguh luar biasa. Sahabat Literasi Kuningan, jauh-jauh datang dari Kuningan ke Rumah Dunia untuk merayakan Hari Buku Sedunia, 27-28 April 2024. Bagi saya, Literasi di Kuningan, terutama di akar rumput, terus bertumbuh. Kang Zeze dari TBM Hipapelnis sebagai motor penggerak literasi di Kuningan mengajak Nita Juanita – tim Kreatif Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Vera yang single parent dan pegiat literasi di TBM Pondok Kata RZ, , dan A’i Siti Rohanah dari Perpustakaan Desa Kertayasa.

Kartini Malang Meninggal Muda

Yang bikin haru, meskipun hidupnya begitu singkat, pemikirannya sangat visioner dan melampaui zamannya. Melalui surat-suratnya yang dikumpulkan dan diterbitkan dalam buku “Door Duisternis tot Licht” (Habis Gelap Terbitlah Terang), Kartini mewariskan semangat pembebasan dan pendidikan bagi perempuan yang terus dikenang sampai sekarang.

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==