Menampilkan: 273 - 289 dari 5,550 HASIL

Keluarga Besar SPGN di Alun-Alun Kota Serang (6)

Masa-masa sulit sebagai Keluarga Besar Guru SPGN Serang di Jl. Ki Mas Jong berhasil dilewati. Kami pindah mengontrak rumah di Kaloran, terus ke Kaujon Pasar Sore. Pada 1972, semua guru SPGN mendapatkan rumah yang layak. Ada yang ke Perumahan Ciceuri (di belakang Intermedia). Kami dan beberapa keluarga lainnya – ada guru SMPN 2 dan guru SDN 1 – menempati rumah kopel di Komplek Guru, Jalan Yusuf Martadila.

Aku dan Kotaku dalam Puisi

Puisi “Aku Dikalahkan Kotaku” karya Gol A Gong ini pendek, tapi punya kekuatan emosional yang sangat dalam—dalam tiap lariknya tersembunyi luka, perlawanan, dan pengakuan akan kekalahan. Kritik sosial yang tajam. Tidak ada keadilan atau penjelasan—hanya pengusiran. Ini bisa ditafsirkan sebagai pengucilan, ketidakadilan ekonomi, politik, atau budaya.

Emak Kembali ke Banten (5)

Santri Aji dan yang lainnya berjalan kaki siang dan malam, menghindari dari ancaman lahar gunung Krakatau. Santri Aji sampai di dareah Subang. Dia membangun pesantren dan menikah dengan gadis desa, yang juga ditaksir oleh tentara Belanda. Setelah lahir Aki Acing, tahun 1905, tentara Belanda itu menyatroni santri Aji. Terjadi perkelahian, tentara Belanda itu mati. Santri Aji ditangkap dan dibuang ke Aceh – nanti akan ada episode aku melacak jejak santri Aji ke Aceh.

Jambu Bol di Halaman Rumah

Kini, Senin 14 April 2025, untuk pertama kalinya saya memetik 2 buah jambu bol; satu untukku dan satu untuk istriku. Saya sangat menikmati buah jambu bol pertama. Enak. Manis. Segar. Alhamdulillah, saya merasa bahagia sekali. Memang belum lebat. Andai lebat, saya ingin seperti Pak Ayo dulu, membagi-bagikan ke tetangga seperti kita membagikan kurma sepulang dari haji.

Lauk Pauk Perdebatan di Meja Makan

Suami mengatakan lebih suka menggunakan momen makan bersama untuk membahas banyak hal. Sedangkan saya lebih suka momen makan bersama digunakan sebagai ajang bertemu dan saling tahu kabar. Dari dua hal itu akhirnya saya menerapkan jalan tengah. Suami masih bisa membicarakan hal-hal penting yang mungkin memunculkan konflik, tapi setelah makan selesai. Jadi momen yang cocok untuk menasehati anak, menegur kesalahan dan memeluk mereka adalah saat kami semua selesai makan.

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==