Tips Menulis: Menulis Melalui Hati Dan Kaki

Bahkan beberapa orang mengungkapkan pernah merasakan sensasi saat tulisannya pertama kali dimuat di media.

Curhatan model serupa kerap terjadi di setiap perjumpaan mengenai proses kreatif kepengarangan. Saya kerap menjumpai orang-orang dengan antusiasme menggebu menyatakan dirinya pernah menulis dan terobsesi menjadi penulis mengikuti jejak para penulis yang telah mengecap kepopuleran, namun hampir disetiap ungkapan harapan dan optimisme itu kerap tercederai oleh aneka nada “tapi”—mencari berbagai alasan penghalang untuk tidak melakukan aktivitas menulis. Misalnya; sulit memulai, susah membagi waktu, terbentur kemandegan ide, dan banyak ungkapan bernada “tapi” lainnya. Sehingga harapan dan impian menggebu menjadi penulis terhenti sampai tahap itu.

Pemilahan judul tulisan di atas bukan tanpa alasan. Melalui obrolan Majelis Puisi di Rumah Dunia, setidaknya saya bisa menarik benang merah bahwa menulis yang baik mesti dilakukan melalui kaki dan hati. Kaki merupakan simbol pergulatan empirik seorang penulis secara langsung menapaki hiruk pikuk realitas sosial yang dijumpainya. Sedangkan hati dipakai untuk proses menuliskannya.

Menulis dengan Hati

Fenomena kasus di atas, berusaha Toto ST Radik pecahkan melalui solusi yang ia tawarkan. Toto bercerita tentang banyak orang yang mengaku sebagai calon penulis dan bermimpi menjadi penulis yang meminta semacam petuah dari dirinya melalui chat room atau via facebook. Toto menganjurkan jika ingin menjadi penulis ya dengan “menulis, menulis, dan menulis”.

Tak mungkin orang yang ingin bisa berenang bisa melakukannya hanya dengan menghafal sejumlah gerakan atau gaya renang, sementara tak pernah mau menceburkan diri ke dalam air. Toto menyarankan agar menulis dilakukan melalui bisikan hati mengenai tema apapun tanpa lagi dipusingkan oleh seabreg teori kepenulisan yang jelimet, setelah itu baru kemudian melakukan proses revisi dengan bantuan nalar pikiran.

Mengenai ini, saya teringat ungkapan Emha Ainun Nadjib di Kandank Jurank Doank yang saya unduh dari youtube bahwa tugas orangtua mendidik anak kalau dianalogikan dalam mengajari permainan sepak bola yang pertama mesti dilakukan adalah menyemangati mereka berlari dan menendang bola, anak kecil jangan langsung dibebani oleh aneka aturan seperti, pengertian offside, outball, handsball, dsb.

Foto bincangsyariah.com

Menulis yang dilakukan dengan kejernihan hati akan sampai juga kepada hati para pembacanya. Apapun motivasi menulis seseorang Toto menyarankan agar memfungsikan hati sebagai pondasinya.

Menulis dengan Kaki

Toto juga banyak mencontohkan beberapa penulis, semisal Ernest Hemingway yang saat hendak menuliskan suatu tema tertentu, ia akan terjun langsung menceburkan diri dalam kubangan persoalan yang akan dituliskannya.

Saat ingin menggambarkan tentang kehidupan para nelayan misalnya, ia menceburkan diri menjadi nelayan, bergulat dengan bau amis ikan dan hawa jahat angin laut secara langsung, dan saat hendak menuliskan buku yang mengusung peristiwa perang, Hemingway hingga ikut mendaftarkan diri menjadi tentara perang agar bisa merasakan langsung suasana dan emosi peperangan yang akan ia tuliskan.

Foto Gramedia.com

Menurut Toto, Menulis sebenarnya sama dengan mengeluarkan isi kepala meliputi transfer pergulatan fisikal dan pengalaman spiritual ke dalam rangkaian huruf dan kalimat. Jika dalam diri kita kosong tak memiliki apa-apa lalu apa yang mau dituliskan.

Lalu bagaimana cara memenuhi diri kita agar melahirkan telaga inspirasi yang tak pernah kering dijadikan tinta emas untuk menulis? Jawaban Toto sederhana; membaca dan melakukan perjalanan. Karena menulis sesungguhnya adalah mengaduk adonan pengetahuan dan pengalaman lalu di tuangkan dalam bentuk tertulis agar tercicipi dan bisa dinikmati khalayak.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==