Peribahasa “Telentang Sama Makan Abu, Tertelungkup Sama Makan Tanah” ini biasanya digunakan untuk menunjukkan solidaritas, persahabatan, atau persaudaraan yang kuat, di mana pihak-pihak tersebut tidak akan meninggalkan satu sama lain, apa pun yang terjadi.
Sarapan Kata 38: Telentang Sama Makan Abu, Tertelungkup Sama Makan Tanah

















