Air Mata Kopi #3: Kopi Joss

Ketika duduk lesehan di Malioboro, terdengar bunyi “joss” megiris hati. Arang dimasukkan ke kopi mendidih, seolah tbuh kita yang meradang di antara ketidakadilan.

Gong mencoba mencari-cari ke persoalan rakyat jelata, bagaimana mereka mengimbangi ekonomi liberal dan perilaku koruptif di negeri ini. Puisi “Kopi Joss” yang tergabung dalam antologi puisi Air Mata Kopi (Gramedia, 2014) – yang masuk 10 besar Hari Puisi Indonesia 214, adalah sebuah paradoks.

Selamat menyeduh kopi joss. Rasakan mengiris-iris hati Apakah manis, pahit, atau terasa air mata kopi para petani kopi di negeri ini? >> ke halaman berikutnya >>

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==