Murid, rekan sastrawan, mitra kerja dan pembaca setia karya-karya Toto ST Radik berkumpul mengapresiasi karya terbarunya. Toto ST Radik menandatangani 62 eksemplar buku untuk pembaca yang membeli secara langsung, maupun pembaca yang memesan secara online.

Salah satu pembaca, sekaligus murid menulis Toto ST Radik yang membeli langsung adalah Wildan Mukholadun. Mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten itu mengatakan ingin belajar puisi dari puisi-puisi karya Toto ST Radik. “Aku suka puisi satu bulan sekali membeli buku puisi, bulan ini kebetulan buku Mas Toto terbit, jadi aku beli. Semoga bis belajar dari puisi-puisi Mas Toto,” katanya.

Selain itu, Dody Kristianto, sastrawan yang pegawai Kantor Bahasa Provinsi Banten yang datang membeli secara langsung, mengatakan dirinya mengikuti puisi-puisi yang ditulis oleh Toto ST Radik. Menurutnya puisi-puisi Toto ST Radik selalu menarik, tidak hanya ngomongin Banten saja, tapi Indonesia secara luas. “Saya mengikuti karya-karyanya sejak duli, Mas Toto adalah salah satu penyair yang penting di Banten untuk kita pelajari puisi-puisinya,” jelas Dody.

Bagja Kudrata, relawan Fesbuk Banten News berharap buku Apakah Negara? ludes dibeli pembaca puisi. “Sukses, Mang” tulis Bagja di akun Instagramnya @bagjakudrata dengan men-tag akun instagram @totostradik menggunakan foto saat memegang buku Apakah Negara? yang ditandatangani di Kafe Rendez-Vous.


Acara penandatanganan buku dilaksanakan pukul 13.00-15.00. Abdul Salam, pengelola Kafe Rendez-vous, yang juga manajer Gong Publishing menyediakan 10 cangkir kopi gratis untuk pembeli buku Apakah Negara? yang datang pertama. Buku Apakah Negara? dijual dengan 40.000 hingga tanggal 17 Agustus 2022, setelah itu harga kembali normal 49.000. “Buku bisa dipesan melalui direct massage ke akun instagram @gong.publishing.

Salam menyampaikan agenda selanjutnya setelah penandatanganan buku, Gong Publishing akan mengagendakan peluncuran serta bedah buku Apakah Negara? “Agenda tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat. InsyaAllah pada bulan ini juga. Kami sudah menghubungi dosen sastra Universitas Sultan Ageng Tirtayasa untuk membedah buku Apakah Negara?,” ungkap Salam. *





Selalu menyenangkan, hadir di kegiatan budaya, swnia dan sastra. Pasti ada semangat dan pengetahuan baru bagi saya. Apalagi ketemu para kampiunnya.