Diday Tea adalah seorang penulis yang sudah berhasil menciptakan beberapa buku non fiksi diantaranya Amazing Life in Qatar, Gigih, Apa yang Berkesan Hari ini, Kamu Kurang Peka, dan masih banyak lagi buku yang sudah berhasil ia tulis dan terbitkan.

Selain menjadi seorang penulis, Diday Tea juga merupakan seorang Imigran yang berkerja di sebuah perusahaan lab kimia di Qatar. Oleh karena itu, beberapa bukunya merupakan sejarah perjalanan kehidupannya sendiri yang ia abadikan dalam sebuah karya tulis.

Proses kreatif Diday Tea selama menulis buku dari awal hingga sekarang sangatlah menarik dan memberikan banyak sekali inspirasi. Diday bercerita bahwa mimpinya untuk menjadi seorang penulis bermula sejak mengikuti Kelas Menulis Rumah Dunia angkatan ke-5 tahun 2004. Berangkat dari hal itu, Diday belajar banyak hal seputar kepenulisan terutama bagaimana cara menulis buku fiksi dan non-fiksi.
Kemudian berlanjut dengan menerjemahkan buku-buku Gol A Gong dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris, lalu mulai menuangkan karyanya di website milik Gol A Gong.

Bekerja di Qatar menjadi sebuah privilage bagi Diday, karena ia bisa menuliskan hal-hal menarik dari pengalaman pribadinya selama 15 tahun berada di Qatar, hingga menjadi beberapa buah karya yang menakjubkan.
Kemudian para peserta diberikan kesempatan untuk bertanya kepada pemateri sepanjang acara berlangsung. Ada cukup banyak peserta yang bertanya dalam acara.



