Gol A Gong melanjutkan, dalam cerpen terdapat tiga jenis cerpen berdasarkan panjangnya tulisan yaitu flash fiction, short story, long story.
“Flash fiction atau cerita pendek yang pendek hanya bisa satu tempat dan satu peristiwa dalam setting cerita endingnya harus plot twist. Berbeda dengan short story yang boleh 2 atau lebih tempat dan peristiwa endingnya bisa happy, sad, menggantung dan lain-lain. Sedangkan dalam long short story lebih banyak tempat dan peristiwa panjang tulisannya setengah dari novel,” jelasnya.

Selain membahas soal cerpen, Gol A Gong juga membagikan 4 tema besar yang sering dipakai penulis novel best seller.
“Ada 4 tema besar yang dipakai oleh novel best seller yaitu cinderella sindrom, yang miskin mencintai yang kaya, conflik two family, forbidden love atau cinta terlarang, oedipus complex, yang muda mencintai yang tua,” terangnya.

Diakhir kelas, Gol A Gong menantang peserta kelas menulis untuk membuat outline novel sebanyak 5 bab dengan memilih salah satu dari empat tema yang sudah dijabarkan, masing-masing bab dibuat 3 segmen.

Sementara itu, Nurul Fajri peserta Kelas Menulis Rumah Dunia angkatan 38 mengatakan tugas outline novel ini sangat menantang dan menjadi latihan untuk menulis novel.
“Saya merasa tugas outline novel dari Mas Gong menjadi langkah awal untuk berlatih menulis novel yang best seller,” ujar Fajri. (Naufal)



