‘Pucuk dicinta ulam tiba,” kata AKBP Rahmad Hidayat. Saat itu Ia baru sebulan resmi menjabat Kapolres Tegal Kota yang baru. Ia menggantikan AKBP Rita Wulandari Wibowo yang kini dipercaya menjadi Kasubbag Sumda Setpusinavis Bareskrim Polri. Serah terima jabatan (sertijab) dilakukan langsung oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis 12 Agustus 2021.

Tanpa saya duga Rahmad Hidayat mengikuti acara hingga sore; dia mendengarkan materi pelatihan saya. Bahkan kemudian saya meminta lelaki dari Palembang itu untuk menceritakan kisah hidupnya hingga bisa jadi Kapolres. Usianya masih muda. Diasebelumnya menjabat Kapolres Salatiga.

Nama : Rahmad Hidayat, S.S
Tempat Lahir : Lahat
Tanggal Lahir : 25 Juni 1977
Suku Bangsa : Minang
Agama : Islam
“Semuanya bermula gara-gara Balada Si Roy. Saya jadi berani merantau karena Balada Si Roy.” Rahmad Hidayat bercerita. “Saya bisa keliling dunia mengunjungi tempat-tempat yang ada di buku karena membaca.”

Jadi tidak heran ketika Safari Lierasi Duta Baca Indonesia – Perpusnas RI, Jawa-Bali-NTB-NTT, Rahmad Riyadi meminta saya singgah di Kota Tegal pada 20-21-22 Januari 2022. Di Kota Tegal kegiatannya sangat meriah dan seru. Di 7 titik kegiatan. Acara seremonialnya di Polrestas Kota Tegal.

Kami dilayani seprti menteri saja – padahal hanya Duta Baca Indonesia. Kami meluncur dari Cirebon Kamis 20 Januari sore. Sampai di pintu tol Brebe maghrib, mobil polisi lalu lintas mengawal. Malamnya dijamu Walikota Tegal. Kapolresta bercerita lagi tentang novel Balada Si Roy yang menginspirasi hidupnya.


