Sudah lama sebenarnya pengin mengenalkan proses pembuatan kue kering ke si bungsu. Apa daya dia masih terobsesi bikin segala jenis slime.

Pagi ini tiba-tiba dia menyodorkan hasil browsing : kue kering dengan hiasan icing sugar warna-warni. Karena sumbernya dari lapak squishy, emak kira itu mainan baru. Tapi ketika ia bilang itu kue kering, emak pengin sorak-sorak. Dapat wangsit apa anak ini pengin masak, biasanya dia sibuk ngaduk adonan slime. Hahaha.

Hayulah. Emak segera googling resep kue kering. Semangat empat lima dong, buat eksistensi anak. Apalagi emak habis beli oven tangkring, honorarium dari mengajar menulis. Saatnya dicoba perdana. Semoga oven ini jadi berkah dunia akhirat.

Saat menghias kue, haduh ni anak udah pengin desain aneh-aneh. Dari kue jahe sampai bentuk gigi lengkap dengan olesan pasta giginya. Bentuk gingerbread man itu tanpa cetakan, lho. Emak kalah dah, bisanya pakai cetakan. Heuheu.


Alhamdulillah hasilnya tidak mengecewakan. Buat emak sih. Besok-besok mau bikin lagi, karena si bungsu berencana jualan kue kering hias. Emak mendukung sangat. Yah, walaupun akhirnya tetap saja kebagian cuci-cuci alat bekas masak. Gpp, yang penting anaknya senang dulu.


Ini dejavu, waktu kecil emak juga diajarin sama ibu. Termasuk malas juga cuci alat masak. Hahaha..
Tias Tatanka



