Era Zulkarnaen menggelinding. Saya betul-betul tidak terlibat. Saya lebih asik di RCTI dan Rumah Dunia. Pada 2008 saya memutuskan resign dari RCTI, karena dibatasi ruang gerak saya di dunia literasi. Saya merasa sudah tidak bahagia memroduksi program-program TV. Saya memilih jalan literasi sebagai pengabdian.

Mulailah saya melakukan perjalan literasi ke mana-mana, yang kemudian saya beri nama “Gempa Literasi”. Organisasi Forum Lingkar Pena yang dimotori Helvy Tiana Rossa dkk, Badan Bahasa, Dinas Perpustakaan banyak mengundfang saya jadi “motivator menulis”. Saya mulai mencoba “branding” diri saya: Tidak Sekadar Tips Menulis, Tapi Juga Tentang Kehidupan”.

Saya harus berterima kasih kepada para relawan Rumah Dunia, Forum Lingkar Pena, teman-teman wartawan, dan Sahabat Balada Si Roy yang mendukung kegiatan “Gempa Literasi” saya. Berbagai penghargaan terkait saya sebagai aktivis literasi dari Perpusnas, IKAPI Pusat, Kemdikbud RI, dan XL IBA, yang kemudian saya kembali diundang Kemdikbud jadi nara sumber di Rembuk Baca Nasional, Yogyakarta, tahun 2010, karena saya masih beredar di orbit literasi.


Kukira hny di kotaku yg ada setoran ke dinas terkait… ternyata…
Tradisi uipeti sudah mengakar di kita.