Menurut Gol A Gong membaca buku membuatnya menjadi orang yang percaya diri dan memiliki wawasan yang luas. Pada kesempatan itu Gol A Gong juga manfaat teknologi informasi bagi generasi Z, untuk menghadapi bonus demografi di tahun 2045. Ia juga menceritakan keempat anaknya yang sukses karena memanfaatkan teknologi informasi.
“Anak pertama dan kedua saya belajar bahasa asing di YouTube. Lalu mereka dapat beasiswa di luar negeri. Anak pertama saya Nabila dapat beasiswa di Cina, sementara anak kedua saya sejak kelas 5 SD dapat beasiswa di Abu Dhabi,” jelas Gol A Gong.










Kepala Perpustakaan SMA Negeri 3 Manado, Alex Sumaraw mengaku senang dengan kedatangan Duta Baca Indonesia di SMA Negeri 3 Manado. Ia berharap para siswa dapat termotivasi untuk ikut menulis seperti Gol A Gong.
Stella Fientje Watak, Sekjen Forum Perpustakaan Sekolah dan Madrasah Indonesia yang mendampingi Duta Baca Indonesia, sangat mengapresiasi Safari Literasi Duta Baca Indonesia di Sulawesi Utara. Menurutnya pengalaman-pengalaman Duta Baca Indonesia dalam berliterasi yang dibagikan kepada siswa SMA Negeri 3 Manado, khususnya manfaat membaca sangat menginspirasi.
Stella berharap para siswa yang berkesempatan mengikuti acara dapat berbagi kepada siswa lain. Sehingga semuanya bisa terinsipirasi. Ia juga berharap dengan adanya Safari Literasi Duta Baca Indonesia akan semakin mengatakan literasi di Indonesia.
Pada kesempatan ini Duta Baca Indonesia juga didampingi oleh Tenny Kurniasari Kunsi, dan Arie S. J. Lengkong, Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Utara. Keduanya sangat mendukung acara Safari Literasi Duta Baca Indonesia.









