Resensi buku Negeri Permen karya Tias Tatanka yang mengajak pembaca menjelajah dunia imajinasi bersama Diego, penuh keajaiban, hujan permen, dan pesan kreatif untuk anak-anak.
Resensi Buku Negeri Permen: Menjelajah Dunia Imajinasi Bersama Diego

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Resensi buku Negeri Permen karya Tias Tatanka yang mengajak pembaca menjelajah dunia imajinasi bersama Diego, penuh keajaiban, hujan permen, dan pesan kreatif untuk anak-anak.

Sebagai novel anak, Negeri Permen layak direkomendasikan kepada anak usia 7 samapi 15 tahun. Alur dan ceritanya dapat menstimulus empati dan memperluas imajinasi. Selain itu bayak nasihat yang diselipkan oleh penulisnya di antara peristiwa yang dialami tokoh dalam novel Negeri Permen.

Nanti kalau ada waktu luang aku mau tambahin ilustrasi lagi. Lumayan bisa dipakai mendongeng sebagian kisah Negeri Permen. Emang aku tuh suka nambah-nambah. Hahaha. Masya Allah, tabarakallah, allahumma baarik ‘alaih.

Dengan sedikit ilmu dan pengalaman yang kami miliki, mungkin kami bisa membagikannya kepada orang tua dan wali murid. Untuk anak-anak yang hadir, kami akan membagikan sedikit keseruan dari novel anak terbaruku, Negeri Permen yang diterbitkan Penerbit Media Cendekia Muslim (MCM).

Ada yang berubah dengan nama tokoh di Negeri Permen, sebelumnya kami sepakat menamai tokoh utamanya Jordy, yang merupakan nama anak kami ketiga. Di novelnya ini Tias menggunakan nama Diego, sebuah nama yang kami gadang-gadang untuk anak lelaki berikutnya, jika ada.

Awas, ada hujan permen di rumah kamu! Tias Tatanka akan bagi-bagi permen, eh, resep menulis novel anak Negeri Permen.

Gimana rasanya lihat buku sendiri untuk kali pertama? Kayak habis lahiran, Bun. 😁 Antusias, terheran-heran sendiri melihat hasil ketikan (padahal udah sering baca), dan dalam hati bersyukur tiada tara. Semoga nggak ada riya’ dan kesombongan di sini. Sebab naskah ini melewati 12 tahun sejak ide awal sampai berhasil terbit.

Maka jangan heran jika di negeri ini tidak lahir novel sekelas Harry Potter dan Narnia karena dibatasi oleh kaum akademisi dan agamawan. Kita bisanya hanya membuat film-film horor, karena itu dianggap sudah jadi bagian dari legenda, yang melekat di hati masyarakat. Padahal di film horor juga ada fantasinya; hantu bisa terbang.

Yuk, kita bahas lebih lanjut dalam acara Hujan Permen di Kotamu! ☔🍭
Bersama Tias Tatanka, penulis novel anak Negeri Permen,
dan Gol A Gong, Duta Baca Indonesia 2021-2025.

Saat tahap novel Negeri Permen ini memasuki pre order, aku mulai sibuk menyiapkan buku berikutnya. Bahkan riset panjang itu pun masih kurang, membuatku harus belajar lebih banyak. Hidup memang untuk belajar menjadi lebih baik, dalam segala hal. Masya Allah, tabarakallah, allahumma baarik ‘alaih.

Ketika kupikir sudah saatnya aku kembali mengurusi Negeri Permen, aku butuh seseorang untuk membacanya. Orang yang tidak pernah mendengar ide ini, orang yang bisa melihat kekurangan naskah ini dan punya kemampuan memberi solusi. Maka aku meminta seorang teman penulis perempuan untuk membacanya dan memberi masukan.

Novel Negeri Permen ini menurut beberapa orang bisa dibaca usia berapa pun. Tapi kalau aku ditanya spesifik target usia baca, cocok untuk usia SD – SMP

Negeri Permen? Di mana? Wah, pasti asik, banyak rasa permen di sana. Aku ingin ke sana. Tapi caranya bagaimana? Gampang. Sini, Kak Tias bisikin ya…

Penduduk di Negeri Permen punya bahasa sendiri, lho. Igo yang tersesat ke negeri permen bingung dengan bahasa yang digunakan penduduk Negeri Permen. Tapi si Lolipop mmberinya serbuk ajaib…

Waktu bergulir sampai dua buku traveling kami terbit di dua penerbit berbeda. Lalu mas Gong mulai sibuk di ranah literasi. Sementara aku sibuk dengan anak-anak. Kami berbagi tugas mengganti waktu dan kebersamaan bersama anak-anak yang pernah kami ambil untuk traveling.. Negeri Permen nyaman di folder komputer.

Tokoh utama dalam novel Negeri Permen ini adalah Diego, anak lelaki berambut keriting. Usianya SD, tapi kadang suka berpikir seperti orang dewasa. Soal kelakuan ya tetap aja seperti anak seusianya. Ada yang gitu, kan? Sok-sokan dewasa, tapi masih suka usil dan sesekali ngambek

Sekarang coba ajak annak-cucu-keponakan-tetanggamu ke Negeri Permen yang dibangun oleh Tias Tatanka – dia istriku yang cantik lho. Pasti mereka suka karena di Negeri Permen banyak rasa yang tidak terduga. Silakan pesan ke Tias Tatanka di 0819 06311 007.