Sebagai protein nabati aku masak oseng tempe. Bare face gitu, ygy. 😂 Kecap habis, jadi pucat ajalah tampilannya. Bumbunya cuma bawang putih sama cengek setan dapat petik. Berhubung pedas, hubby kularang menyantapnya. Padahal enak beud. 🤭 Monmaap, bebeb akuh. 🙏

Berhubung sayur sebisa mungkin harus hadir di meja makan, jadi aku rebus sebentar sawi putih, sawi hijau, dan wortel. Geprek bawang putih dan masukkan ke air rebusan sayur. Tambahkan saus tiram dikit. Saus tiram ini dibeli bocah setelah nonton kanal yutubnya food vlogger dan terlecut ingin inovasi resepnya. Eh tapi bocah malah malas masak-masak. 🤭

Sebagai tim hore adalah sambal terasi. Berhubung aku malas menguleknya dengan cobek, jadi pakai piring plastik dan ulekan yang dibungkus plastik. Goreng dengan sedikit minyak: cabe hijau, bawang merah, tomat, dan terasi. Lalu pindahkan ke piring, ulek dengan lembut, sayang piring plastik tuppy-nya ygy. 😂

Selama masak aku ditemani Al Matsurat pagi. Alhamdulillah masih berusaha tidak lupa zikir, ygy. Tapi habis itu bolehlah dengerin Rayuan Perempuan Gila dan sederet lagunya Nadin Amizah.

Rangorang udah bosen mungkin tiap pagi dengar urutan playlist gitu. Hahaha. Monmaap. 🙏 Tapi pagi ini rada kacau, aku baru ngeh langganan premiumnya habis, jadi harus bolak-balik dengerin iklan dan pilih lagu yang ingin didengar. Ya sabar ajalah ya.

Begitulah hidup, harus sabar menjalaninya dengan sebaik-baik langkah. Bersyukur setiap pagi diberi kesempatan banyaaak banget yang seringnya dilupakan begitu saja saking biasanya. Astaghfirullah. Mohon ampun ya Allah. 🙏😭
Sehat-sehat ya, semuanya! ❤️


