Cerpen Gol A Gong: Gadis Pemulung Masuk Televisi

Gadis kecil itu mngelus-elus kerongkongannya kering. Dia membayangkan es kelapa muda menyusuri tenggorokannya. Tapi dia sedang puasa.  Sudah seminggu puasa berjalan, tubuhnya terasa lemah. Setiap sahur, tiada yang bisa dimakannya selain air teh dan ubi rebus. Sekali pernah ayahnya membawa pulang seliter beras. Dengan garam dan daun singkong, dia dan adiknya merasakan sahur yang nikmat sekali.

Lukisan Tias Tatanka

Setelah BBM naik, harga-harga di pasar berlipat-lipat jadinya. Ayahnya hanya penyapu jalanan. Tak mampu berbuat banyak. Aini hanya meminta pada ayah mereka, bahwa sekolah didahulukan. Biar makan sekali sehari ditambah puasa Senin Kamis, urusan sekolah tetap dinomorsatukan. Aini termasuk murid yang cerdas di  sekolahnya, sehingga pihak sekolah meringankan segala biaya tambahan. 

Sebuah mobil sedan tiba-tiba berhenti di depannya. Kaca jendelanya turun. Aini tersenyum kepada para penumpangnya; dua wanita cantik-cantik. Hmm, pasti tubuhnya harum. Aini membayangkan dirinya secantik mereka. Tapi, wajahnya jelek. Kulitnya hitam terbakar matahari. Rambutnya kemerahan. 

“Hallo!” kata yang di sebelah pengemudi.

“Ya, Kak?”

“Kamu, sini!” si pengemudi melambaikan tangannya.

Aini dengan kikuk mendekati mobil, “Kakak manggil saya?”

“Iya.”

“Namamu, siapa?” tanya yang menyetir.

“Aini.”

“Sekolahnya kelas berapa?” kembali yang duduk di sebelah pengemudi bertanya dengan senyuman.

“Kelas lima…”

“Ikut Kakak, yuk!”

Aini mundur beberapa langkah. Pintu mobil terbuka. Perempuan cantik itu tersenyum. Aini semakin mundur ke pos ronda. Tangan kanannya meraih ujung karung.

“Jangan takut, Ain…”

“Kakak nggak bermaksud jahat, kok!” teriak si pengemudi.

“Kakak mau apa?” Aini melihat ke sekeliling. Siang terik seperti ini, orang-orang memilih berlindung di rumah. Dia tidak bisa meminta pertolongan jika terjadi sesuatu yang buruk padanya.

“Ngobrolnya jangan di sini….”

“Ayo, ikut sama Kakak.”

Lukisan Tias Tatanka

Tubuh Aini membentur kayu pos ronda. Dia tidak bisa ke mana-mana lagi. Kata ayahnya, dia harus hati-hati jika berhadapan dengan orang yang tidak dikenal. Siapa tahu orang itu akan menculiknya. Lalu menjualnya ke orang-orang kaya. Ayahnya pernah bercerita, suatu hari sedang menyapu di sekitar Monas. Tiba-tiba ayahnya mencium bau busuk di tong sampah. Ternyata ayahnya menemukan potongan mayat yang dibungkus plastik. Jika mengingat cerita itu, dia bergidik membayangkannya.

“Ain nggak mau. Ain mau pulang.”

“Ain, Kakak mohon maaf, kalau sudah membuat Ain takut…”

“Ros! Udah, tinggalin aja. Kita cari yang lain.”

“Sebentar, Sus!”

Aini memanfaatkan untuk melarikan diri.

“Aini! Tunggu!”

“Apa gue bilang! Cari yang lain aja!”

Aini tidak berpikir apa-apa lagi. Terus berlari. Lari. Karung di tangannya memberatkannya. Tapi, dia tidak mungkin membuang karungnya, karena di dalamnya bisa digantikan dengan beberapa lembar ribuan. Tadi dia berjanji pada Latifah akan membeli telor untuk menu buka puasa nanti. Aini terus menggenjot tenaganya.

Lukisan Tias Tatanka

Sesekali dia menoleh. Mobil sedan itu mengikutinya. Dia bingung, harus meminta tolong kepada siapa. Dadanya turun-naik. Napasnya tersengal-sengal. Dia menoleh lagi. Mobil sedan itu hanya beberapa meter saja di belakangnya. Dia mengumpulkan tenaga lagi. Napasnya sudah berada di ujung tenggorokan; tersengal-sengal. Dia membelok ke jalan tanah, yang hanya bisa dilewati becak. Terus membelok ke arah persawahan. Dia yakin, mobil itu tidak akan mengejarnya lagi.

Aini berhenti. Menarik napas. Betul mobil sedan itu tidak mengikutinya lagi. Dia bernapas lega. Dia melompati selokan dan meniti pematang sawah. Rumahnya di perkampungan di seberang sungai irigasi.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

3 Komentar

  1. menentukan unsur intrinsik

    1. unsur intrinsik harus ada di setiap karya fiksi

    2. Cerpennya bagus boleh lah diceritakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==