Gol A Gong dan Tias Tatanka Berbagi Pengalaman Rumah Dunia di Pembinaan Literasi Kantor Bahasa Banten

Oleh Naufal Nabilludin

Serang, 11 Agustus 2025 — Kantor Bahasa Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Pemberdayaan Penggerak Literasi sebagai upaya menguatkan peran komunitas literasi di Kabupaten Serang. Kegiatan ini berlangsung di lantai 3 Gedung Perpustakaan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).

Acara dibuka oleh Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten, Devyanti Asmalasari, S.S., M.Pd., menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu prioritas Kantor Bahasa. Ia menekankan perlunya komunitas literasi menyusun profil yang jelas serta merancang program kegiatan yang berkesinambungan.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten, Devyanti Asmalasari, S.S., M.Pd saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara

“Harapannya, di Kabupaten Serang nanti tidak hanya sekadar ada kegiatan, tetapi betul-betul dibuat profil komunitas dan program terencana yang benar-benar berdampak,” ungkapnya.

Devy juga mengungkapkan bahwa setiap tahun Badan Bahasa pusat menyediakan fasilitasi dana kegiatan bagi komunitas literasi. Namun, pada tahun ini belum ada satu pun komunitas literasi dari Kabupaten Serang yang lolos seleksi.

“Dengan adanya kegiatan pembinaan ini, saya berharap tahun depan ada komunitas literasi dari Kabupaten Serang yang berhasil mendapatkan dana fasilitasi tersebut,” ujarnya.

Kepala Perpustakaan Untirta, Dr. Firman Hardiansyah, mengapresiasi Kantor Bahasa Banten yang banyak menyasar kepada komunitas literasi. Ia juga menekankan bahwa Perpustakaan Untirta terbuka untuk berkolaborasi.

“Kami ingin Perpustakaan Untirta tidak hanya menjadi pusat bagi civitas akademika Untirta, tetapi juga berkembang menjadi bagian dari komunitas literasi di Banten,” ujarnya.

Kisah Rumah Dunia dan 7 Pilar Komunitas Literasi

Sesi materi diisi oleh Tias Tatanka, yang membagikan pengalaman di balik layar berdirinya Rumah Dunia, salah satu komunitas literasi terkemuka di Indonesia. Menurutnya, dunia literasi bukanlah pekerjaan main-main, melainkan membutuhkan komitmen dan konsistensi kuat.

“Rumah Dunia awalnya berada di teras rumah pada tahun 1998. Selama 27 tahun, Alhamdulillah masih terus konsisten mengurusi Rumah Dunia,” kata Tias.

Ia mengisahkan bahwa sejak awal, dirinya dan suaminya, Gol A Gong, sepakat membangun pusat belajar.

“Kami mulai dengan menyisihkan uang belanja untuk membeli alat tulis dan membuat kartu anggota. Perlahan, kami bisa membeli tanah di belakang rumah, dan hari ini Rumah Dunia memiliki lahan yang luas,” tambahnya.

Tias menekankan, bagi siapa pun yang ingin membangun taman bacaan atau komunitas literasi, penting untuk berdiskusi dan mendapat dukungan dari pasangan.

Setelah Tias, Gol A Gong memaparkan tujuh pilar komunikasi literasi yang menurutnya wajib dimiliki taman bacaan masyarakat (TBM): basecamp, sumber daya manusia, koleksi buku, program, dana, jejaring, serta promosi dan publikasi.

“Idealnya, TBM terpisah dari rumah pribadi. Kalau sekarang masih di teras atau ruang tamu, tetap harus punya mimpi untuk punya basecamp. Jadi ketika ditanya sekretariatnya, jelas dan tidak sembarangan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa program TBM harus kreatif, edukatif, dan disesuaikan dengan keahlian pengelola. “Di Rumah Dunia, program unggulannya adalah kelas menulis. Kalian bisa menyesuaikan dengan bidang masing-masing, tapi kelas menulis sebaiknya jangan dihilangkan,” jelasnya.

Terkait pendanaan, Gol A Gong mengingatkan bahwa TBM bukan tempat mencari keuntungan. “Jangan hanya mengandalkan bantuan pemerintah. Kita harus kreatif mencari dana, seperti yang kami lakukan di Rumah Dunia lewat unit usaha dan kerja sama dengan pihak swasta,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat jejaring komunitas literasi di Kabupaten Serang, sehingga mampu melahirkan program yang berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==