Aku kangen kepada Bapak. Di setiap pagi, saat aku menyiram tanaman, Bapak hadir di depanku salaupun sudah wafat Desember 2007. Saat kecil, aku diajarinya bertaman. Sebuah rumah, jika tanpa buku di dalamnya dan taman di halamannya, seperti tubuh tanpa jiwa.

Maka kubuatlah taman, selain untuk istri dan anak-cucuku, juga untuk tetap mengenang Bapak. Tapi taman saja tidak cukup untuk Bapak. Aku tulis puisi untuk Bapak. Bacalah… >> ke halaman berikutnya >>

Halaman: 1 2

