saat ini, pekerjaan “Guru” dianggap biasa saja, kalah saing dengan influencer, youtuber, selebgram dan lain sebagainya.
Catatan Seorang Pengajar

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

saat ini, pekerjaan “Guru” dianggap biasa saja, kalah saing dengan influencer, youtuber, selebgram dan lain sebagainya.

Di salah satu Forum Artist’s Talk di Bandung, Gunawan Muhammad pernah bilang, “Saya mulai melukis saat pensiun dari Tempo, dulu biasa sibuk dikejar deadline, terus jadi enggak ada kerjaan, saya pun mulai melukis…” Kira-kira seperti itulah yang terjadi dengan Denny JA. Kira-kira…

Seperti gelombang yang terus meluas, Puisi Esai adalah undangan untuk menjelajahi batas-batas baru, menjadikan sastra tidak hanya relevan, tetapi juga transformatif

Hal yang tampaknya perlu digaris bawahi yang terungkap dalam buku Angkatan Puisi Esai, bahwa puisi esai merupakan suatu gerakan, baik disadari maupun tidak sadari, yang melawan kecenderungan romatik yang lebih konsentrasi terhadap bentuk.

Pernah ke Simpang Lima Semarang? Melalui kata-kata yang sederhana namun bermakna, Gol A Gong mengajak pembaca untuk merenungkan tentang kehidupan, harapan, dan kehilangan.

Jangan biarkan ide-ide itu hilang begitu saja. Karena siapa tahu, ide kecil hari ini bisa jadi karya besar di masa depan.

Bung Karno saat itu meminta kepada Ir. Soetami agar membuat jalan tanpa lampu lalu-lintas. Akhirnya dibuatlah jembatan impang susun yang berbentuk daun semanggi yang berada di persimpangan antara Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Gatot Subroto, Jakarta pada 1961-62.

Barang kali kecintaan manusia terhadap kendaraan itu telah melupakan dirinya sendiri. Ia lupa akan lingkungan, lupa akan jati diri, bahkan lupa dengan Tuhan.

Terminologi “Puisi Esai” juga sudah menjadi kata baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia sejak tahun 2020. Komunitas Puisi Esai mulai meluas tak hanya di Indonesia, dari Aceh sampai Papua, dan ASEAN, kini juga sampai ke Kairo, Mesir.

Sebetunya Timnas Indonesia hampir menang. Andai saja tendangan dari Victor Dethan tidak berhasil ditepis penjaga gawang Vietnam, 1 – 0! Pasti akah berubah jalannya pertandinan. …

Rencana yang penuh ambisi, tapi masuk diakal. Menyebarkan semangat literasi finasial di 38 kota/kabupten Jawa Timur.Ini agar masyarakat menyadari, bahwa literasi itu juga dampaknya jadi berdaya.

Pesan ini adalah pengingat untuk selalu rendah hati, menghindari prasangka buruk, dan mencari kebenaran sebelum menilai. Pada akhirnya, hanya Tuhan yang berhak menilai siapa yang lebih baik.

Berkat kegigihannya, serta kemampuannya menulis esai—salah satu syarat utama pendaftaran, pada tanggal 11 Desember 2024, Ayu dinyatakan lolos bersama 100 pelajar Nusantara lainnya.

Untuk menjadi cerdas secara keuangan, langkah pertama adalah memahami dua aspek utama dalam mengelola uang: pemasukan dan pengeluaran.

Saya tekankan ke setiap angkatan di Kelas Menulis Rumah Dunia, kita harus meninggalkan jejak untuk masa depan, yaitu karya puisi, prosa, atau non fiksi (esai atau kisah inspiratif) yang ditulis kemudian dibukukan. Ada beberapa angkatan yang tidak meninggalkan jejak tapi sering disclaimer (padahal pakai bahasa Indonesia saja ya: pernyataan).

Angkatan ini didokumentasikan dalam empat buku tebal dengan total sekitar 2000 halaman, yang masing-masing mencatat perjalanan dan pencapaian genre ini. Buku-buku itu menjadi bukti fisik sebuah gerakan besar, seperti kompas yang menandai arah baru sastra Indonesia, sekaligus ruang bagi dialog kritis tentang inovasi estetika, narasi sosial, dan relevansi sastra modern. Angkatan Puisi Esai adalah fenomena unik dalam sejarah sastra, disebut sui generis oleh pengamat sastra Jerman, Berthold Damshäuser, karena menjadi angkatan pertama yang dinamai berdasarkan genre.

Ide usaha kami sederhana. Membeli singkong dari petani lokal kita di kampung, mengolahnya menjadi keripik kemudian dijual. Adanya kami, menambah satu lagi alternatif petani untuk menjual singkongnya. selain menjadikannya sebagai gaplek dan pakan ternak, mereka bisa menjualnya ke kami di Dapur Produksi NEPAN NOLAN.