Senang bisa honeymoon ala backpacker sama hubby. Semoga pulang membawa ide-ide segar bagi Rumah Dunia secara khusus dan dunia literasi secara luas
Traveling Lagi Bersama Hubby 2

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Senang bisa honeymoon ala backpacker sama hubby. Semoga pulang membawa ide-ide segar bagi Rumah Dunia secara khusus dan dunia literasi secara luas

Lalu tiba-tiba ada kabar dari suamiku, yang mendapat rezeki cukup besar dari karyanya yang dibeli sebuah production house. Namun, suamiku minta kerelaanku uang itu akan dibelikan tanah di belakang rumah, seluas seratus meter persegi.

Pandemi Covid-19 membuat Gong Traveling vacum. Butuh 4 tahun untuk memulihkan semangat traveling. Semua karena Rumah Dunia. Ini upaya kami agar para relawan meningkatkan kapasitas dirinya dan ada subsidi untuk kas Rumah Dunia.

Sudah akhir Maret lagi. Lalu April. Kemudian Agustus. Dan itu HUT ke-79 RI. Flores Timur siap-siap dengan seleksi Paskibra.

Mendadak traveling. Hubby bosan di rumah. Kali ini ajak aku traveling. Mau dong. Apalagi aku belum ke Melaka dan Georgetown.

Kenapa pariwsata kita kalah populer dengan negara Asean lainnya?

Duta Baca Indonesia ketika dipegang oleh Gol A Gong terasa adir. Dia ada di mana-mana, menyaa para pegiat literasi.

Seruas jalan yang membuatku mengenang masa kuliah dulu. Braga Stones, Parisj van Java. Eropa kecil.

Bambu kuning yang tumbuh di Rumah Dunia ditanam Das Albantani, sang arsitek, sepuluh tahun lalu. Kini jadi rimbun dan meneduhi Rumah Dunia.

Pertengahan tahun 1999 aku melahirkan anak kedua. Aku mulai sibuk mengurus dua anak, jadi kegiatan membaca sering kulewati. Anak-anak mungkin menjadi sungkan datang. Mereka hanya sesekali muncul, itu pun sebentar.

Gong Taveling dengan tagline “jalan-jalan sambil nulis buku’ adalah cara kreatif dan produktif untuk bisa mensubsidi operasional Komunitas Literasi Rumah Dunia di Kota Serang, Banten, selain dari penyewaan gedung, Rendez-vos Cafe, dan Gong Publishing.

Film Indonesia sekarang sedang dalam kondisi seat. Para produser film tentu harus berlomba memproduksi film dengan cerita yang bagus. Silakan dicoba novl saya yang berjudul Labirin Lazuardi ini.

Doakan, ya. Travelig jaak pendek. Dua negara, 5 kota di Singapura dan Malaysia. Ini sebagai pelipur lara karena Europe Road Trip yang rencananya Mei 2024 diundur.

Traveling saat puasa pasti unik dan akan banyak menemukan ide. Sangat menantang. Dengan cara seperti ini, biasanya saya akan menemukan hal-hal baru untuk ditulis. Ini termasuk pra menulis.

Hubby bingung lihat pring dengan sesuatu yang tambak amburadul. Itu tadinya maksud hati dadar tahu..

Gong Traveling naik lagi. Ayo, siapa yang mau gabung dengan Cong Traveling. Segera daftar.

Yaudahlaya aku “pak pik pek” buru-buru masak nasi, sayur, dan lauk. Tadinya mau masak jelang sahur aja, akhirnya sekalian masaknya.